Training-Analisis-Manajemen-Resiko-Pengelolaan-Pabrik-dan-Lingkungan

Beberapa kegagalan sistem dan proses sering terjadi pada proses produksi di pabrik.Akibat dari kegagalan yang terjadi menyebabkan beberapa konsekuensi yang banyak.

Contoh diantaranya: loss of production, loss of money, equipment damage, releasing toxic chemicals, releasing flammable materials, explosion dan human/environment injury.

Diantara konsekuensi itu, releasing toxic chemicals merupakan yang paling dahsyat, diikuti oleh fire ataupun explosion.

Secara umumnya kegagalan itu diawali dengan kejadian-kejadian awal/intermediate event, yang disebut sebagai incident. Dalam rangka untuk meminimasi “risk”, yang terjadi akibat realisasi dari suatu “hazard”, diperlukan analisis manajemen resiko dengan beberapa langkah/tahapan, yang dinamakan dengan incident scenario.

Adapun kegiatan antara lain melakukan identifikasi hazard (“condition”), incident scenarios dari suatu “top accident”, risk identification, risk consequences, selanjutnya dilakukan “planning and action to reduce the risk”.

Selain itu juga diperlukan cara-cara assessment terhadap suatu konsekuensi yang terjadi akibat dari suatu kecelakaan, terutama untuk releasing toxic dan flammables chemicals. Assessment ini diperlukan untuk meyakinkan apakah releasing bahan-bahan kimia di lingkungan kerja (working place), di environment communities) itu “acceptable or non acceptable”. Untuk ini diperlukan pengetahuan tentang “risk perception” ataupun “risk criteria”.

Tidak setiap operator/engineer memahami tentang “scenarios” yang dapat menimbulkan suatu kecelakaan, karena informasi dan pengetahuan yang kurang. Training analisis manajemen resiko untuk proses pengoperasian pabrik dan lingkungan (Risk Assesment and Management) ini bertujuan mengenalkan dan memperdalam wawasan peserta terhadap skenario tersebut.

Sehingga diharapkan peserta mampu memahami tindakan yang dibutuhkan untuk meminimilisasi resiko dan menghindarinya. Pemahaman yang baik terhadap training analisis manajemen resiko ini akan mewujudkan keselamatan kerja dan proses yang baik di pabrik.

MATERI TRAINING ANALISIS MANAJEMEN RESIKO PENGOPERASIAN PABRIK

  1. Overview risk management
  2. Hazardous event identification {releasing toxic chemicals, flammable chemicals, process hazard, UVCE (Unconfined Vapor Cloud Explosion), BLEVE (Boling Liquid Expansion Vapor Explosion)}
  3. Incident scenarios (FTA dan event Tree Analisys, ETA)
  4. Consequences Analysis (releasing rate models, dispersion models for toxic and flammable chemicals)
  5. Quantifying risk
  6. Risk indicator
  7. Acceptability of risk
  8. Workshop

Sasaran peserta training analisis manajemen resiko pengoperasian pabrik dan lingkungan ini dapat diikuti oleh para Operator/Engineer di perusahaan.

INSTRUKTUR TRAINING ANALISIS MANAJEMEN RESIKO PENGOPERASIAN PABRIK

Candra Wahyu Purnomo, ST, M.Eng, D.Eng dan Team
Staff pengajar di Teknik Kimia UGM. Pendidikan dari Australia dan doktoral di Jepang. Ahli dalam bidang material, wate treatment dan proses industry.

BIAYA DAN FASILITAS TRAINING ANALISIS MANAJEMEN RESIKO PENGOPERASIAN PABRIK

  • Rp. 7.000.000,- (Tujuh Juta Rupiah) / peserta (Non Residential)
  • Quota minimum 2 orang peserta
  • Fasilitas : (Modul (hard and soft copy),sertifikat, flash disk, training kit, souvenir, lunch/2x coffee break)

Info lengkap tentang training analisis manajemen resiko pengoperasian pabrik dan lingkungan, Anda dapat menghubungi ibu Kusnuroini atau ibu Risma di 0813-9229-0011.